Jumaat, 10 April 2015

DAJJAL MUNCUL SEBAGAI PENGUJI IMAN

DAJJAL MUNCUL SEBAGAI PENGUJI IMAN

Dari Abi Umamah Al-Bahiliy RA beliau berkata;

Rasululah SAW telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda SAW banyak menyentuh masalah Dajjal. Baginda SAW telah bersabda:

"Sesungguhnya tidak ada fitnah di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah Nabi Yang Terakhir sedangkan kamu adalah Umat Yang Terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang mesti menjaga dirinya. Dan pada orang-orang mukmin sebenarnya Allah SWT yang akan menjaga orang-orang mukmin” (Hadis Riwayat Muslim)

Dari Rib'iy bin Hirasy, katanya:

"Saya berangkat dengan Abu Mas'ud al-Ansari ke tempat Hudzaifah al-Yaman RA, lalu Abu Mas'ud berkata kepadanya:

"Beritahukanlah kepadaku apa yang pernah kamu dengar dari Rasulullah SAW tentang Dajjal".

Hudzaifah lalu berkata, Nabi SAW bersabda:

"Sesungguhnya Dajjal itu keluar dan sesungguhnya berserta Dajjal itu ada air dan api. Adapun yang dilihat oleh manusia sebagai air, maka sebenarnya itu adalah api yang membakar, sedang apa yang dilihat oleh manusia sebagai api, maka sebenarnya itu adalah air yang sejuk dan tenang. Maka barangsiapa yang menemui Dajjal di antara kamu semua, hendaklah masuk dalam benda yang dilihatnya sebagai api, kerana sesungguhnya ini adalah air sejuk dan tenang."

Setelah itu Abu Mas'ud berkata:

"Saya pun benar-benar pernah mendengarnya seperti itu." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

HADIS – HADIS YANG BERKAITAN DAJJAL

“Dan tetaplah memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.”

Dajjal dari segi bahasa berasal dari perkataan `dajala', bererti berdusta dan menutup kebenaran. Disebut dajjal kerana menutupi kebenaran dengan kata-kata dusta. Perkara2 yang salah, mungkar dan buruk diolah menjadi benar, nampak betul dan baik.

"Tidak akan terjadi hari kiamat sampai munculnya Dajjal-Dajjal pendusta sekitar 30 orang, semuanya mengaku utusan Allah." (HR Muslim)

"Selain Dajjal ada yang lebih aku takuti atas umatku dari Dajjal, ialah para pemimpin yang sesat." (HR Ahmad)

Fitnah Dajjal, samada Dajjal yang sebenarnya ataupun dari para pemimpin yang memiliki sifat Dajjal adalah bahaya dan bencana besar yang dihadapi oleh umat Islam diakhir zaman ini. Apakah disaat ini Dajjal dan pengikutnya masih lagi hanya sekadar menyembunyikan diri ?

Catat Ulasan